Pria Keturunan India Cinta Gereja dan Harapan untuk PASTI

Setara Indonesia
A-AA+A++

PASTI| HARBHAJAN Singh (84 tahun) memiliki sejarah panjang dengan para pimpinan umat Kristen, khususnya di wilayah DKI Jakarta, hubungan yang menjadi semakin kuat sejak tahun 1980-an. Saat itu Harbhajan aktif keliling Jakarta Utara untuk menyumbangkan bantuan uang dan bahan baku material bagi pembangunan rumah ibadah gereja, salah satunya adalah GPIB Petra. Selain itu, pria keturunan India tersebut juga rutin memberikan bantuan-bantuan dana ke sejumlah panti asuhan.

Walaupun beragama Sikh dan besar di Priok, Jakarta Utara, Harbhajan justru senang membantu rumah-rumah ibadah umat Kristen, dan begitu mengagumi sikap ramah dan kasih jemaat gereja di mana pun dijumpai. “Saya senang kalau bergaul dan berinteraksi dengan mereka. Saya selalu memberikan bantuan bagi gereja-gereja yang membutuhkan walaupun keyakinan kami berbeda,” ungkap pria kelahiran Jakarta, 21 April 1942, ini.

Harbhajan bercerita tentang bagaimana orangtuanya dulu berkorban buat kepentingan umat agama lain. Namun begitu memasuki usia lanjut dan memerlukan perhatian dan perawatan, kepedulian orangtuanya terhadap Pembangunan gereja mulai berkurang. “Sekarang saya lebih memilih tinggal di rumah saja sambil berjualan alat-alat olahraga,” katanya.

Kehadiran Partai Setara Indonesia (PASTI) yang membawa simbol Salib disambut baik oleh Harbhajan. “Saya anggap ini membawa angin segar sekaligus tantangan besar dalam konstelasi politik nasional. Menurut saya, kehadiran PASTI memunculkan dinamika baru, dan perlunya diferensiasi gagasan agar partai tidak sekadar menjadi alat pragmatis,” ujarnya.

Harapannya terhadap PASTI agar berpusat pada perwujudan nilai moral yang kuat, penegakan keadilan sosial, dan pembinaan kader yang berintegritas. Publik pastinya ingin partai ini menjadi pilar demokrasi yang menjembatani aspirasi umat tanpa mencederai prinsip keberagaman dan ideologi negara. HA

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *